/ Daerah / Terbengkalai Proyek Pembangunan Jalan Desa, Menimbulkan Pertanyaan di Kalangan Masyarakat Nemnemleleu, ada apa? /
Terbengkalai Proyek Pembangunan Jalan Desa, Menimbulkan Pertanyaan di Kalangan Masyarakat Nemnemleleu, ada apa?
Senin, 05 Januari 2026 - 11:30:41 WIB
TERKAIT:
Suarasindo.com : KEPULAUAN MENTAWAI | Masyarakat Nemnemleleu meminta klarifikasi kepada penguasa Kepala Desa Sikakap atas berhentinya, pengerjaan proyek peningkatan jalan rabat beton. Yang bersumber melalui Alokasi Dana Desa (ADD) T.A. 2025 di Nemnemleleu, Dusun Sibaibai, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (02/01/2026.
Dengan belum terselesainya hingga sampai pada saat ini kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat setempat yang telah menantikan akses yang lebih baik, ada apa?
Proyek pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan akses jalan pemukiman masyarakat Nemnemleleu. Seharusnya selesai pada akhir periode Anggaran, Namun pantauan masyarakat di lapangan menunjukkan hasil pengerjaan fisik masih jauh dari harapan tuntas, proyek pembangunan infanstruktur terlihat terbengkalai dan tidak ada aktivitas pekerja di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.
Tim pelaksana kegiatan ( TPK) desa berinisial (N) melalui konfirmasi Whatsap sampai saat ini belum ada penjelasan secara detil. Untuk itu kami masyarakat Nemnemleleu menyampaikan kepada pihak yang terkait Inspektorat Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mengevaluasi atau audit proyek infranstruktur tersebut.
Dana anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan desa. Dana yang bersumber ADD TA. 2025 yang salah satunya berfokus pada pembangunan infrastruktur pedesaan. Pemerintah Desa seharusnya berkomitmen untuk menjaga tranparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.
Salah satu warga Nemnemleleu berinisial (H) yang tidak mau disebut namanya menuturkan kepada media ini. Beliau menyampaikan kendala proyek peningkatan pembangunan jalan rabat beton ini akibat kurangnya kesiapan bahan material oleh Tim pelaksana kegiatan (TPK) akhirnya kami masyarakat kecewa. diharapkan segera diselesaikan.ujarnya"
Dan beliau tegas menyatakan agar persoalan ini segera mendapatkan titik terang dan penyelesaian, sehingga manfaat dari pembangunan jalan rabat beton dapat segera dirasakan oleh masyarakat dengan, nada kecewa. (SHI group/ Y. Zai)